InfoBerita,- Jakarta – Kecelakaan tragis terjadi di Tol Insinyur Sutami, Makassar, pada Sabtu (21/02/2026), yang merenggut nyawa Wardana Mamung, istri dari anggota DPRD Sulawesi Selatan, Capt. Hariadi. Kejadian ini kembali menyoroti pentingnya keselamatan berkendara, terutama di saat cuaca buruk.
Menurut informasi dari pihak kepolisian, kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WITA saat hujan deras mengguyur ruas tol. Wardana Mamung, yang tengah mengendarai sebuah mobil mini SUV, diduga tidak dapat mengendalikan kendaraannya karena kecepatan tinggi yang dipertahankan meski kondisi jalan licin akibat hujan. Mobil yang ia kendarai menabrak pohon di tepi jalan sebelum akhirnya menghantam pagar pembatas beton di sisi jalan.
Akibat benturan keras tersebut, mobil yang dikendarai korban mengalami kerusakan parah pada bagian depan. Wardana Mamung terjepit di dalam mobil dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Tim medis yang tiba di lokasi tidak dapat berbuat banyak selain memastikan bahwa korban telah meninggal dunia karena luka berat di bagian kepala.
Faktor Cuaca dan Kecepatan Diduga Jadi Penyebab Utama
Dari hasil penyelidikan awal, hujan deras yang mengguyur jalan tol diduga menjadi faktor utama penyebab kecelakaan ini. Polisi memperkirakan bahwa kecepatan tinggi yang dipertahankan oleh korban, dikombinasikan dengan jalan yang licin, membuatnya kehilangan kendali atas mobil yang ia kendarai.
Meski begitu, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak kepolisian untuk menentukan apakah ada faktor lain yang menyebabkan kecelakaan ini. Beberapa saksi mata yang berada di lokasi kejadian juga telah dimintai keterangan, dan pihak kepolisian berencana untuk mengumpulkan lebih banyak bukti untuk memastikan kronologi kejadian.
Kehilangan Besar bagi Keluarga dan Masyarakat
Kematian mendadak Wardana Mamung menjadi kehilangan besar bagi keluarga, terutama bagi suaminya, Capt. Hariadi, yang dikenal sebagai anggota DPRD yang aktif. Selain itu, Wardana juga dikenal sebagai sosok yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial, dan banyak orang merasa kehilangan atas kepergiannya.
Keluarga besar Capt. Hariadi mengungkapkan rasa duka mendalam atas tragedi yang menimpa keluarga mereka. Kehilangan ini memberikan pukulan berat bagi orang-orang yang mengenalnya, baik sebagai pribadi maupun sebagai anggota masyarakat yang peduli.
Peringatan untuk Pengendara Lain
Kejadian ini kembali mengingatkan semua pengendara untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama dalam kondisi cuaca buruk. Kecepatan tinggi yang dipertahankan di jalan yang licin dapat meningkatkan risiko kecelakaan, bahkan fatal. Oleh karena itu, penting bagi setiap pengendara untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan mematuhi batas kecepatan yang aman dan menyesuaikan laju kendaraan dengan kondisi jalan dan cuaca.
Pihak kepolisian mengimbau agar para pengendara lebih waspada dan bertanggung jawab dalam berkendara, apalagi di jalan tol yang sering dilalui oleh banyak kendaraan, baik pribadi maupun kendaraan berat.
Penyelidikan Berlanjut
Saat ini, penyelidikan terhadap kecelakaan ini terus berlangsung. Pihak berwenang berkomitmen untuk menemukan faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan ini dan untuk memperbaiki keselamatan di jalan tol, guna mencegah terulangnya tragedi serupa.