InfoArtis,- Jakarta – Ketegangan antara Rachel Vennya dan mantan suaminya, Niko Al Hakim, kembali mencuat ke publik. Perselisihan kali ini dipicu oleh rencana penjualan sebuah rumah yang sebelumnya disebut sebagai bagian dari pemenuhan hak anak mereka, Xabiru.
Isu tersebut pertama kali mencuat melalui unggahan Rachel di media sosial Instagram. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan kekecewaan mendalam terhadap pria yang akrab disapa Okin itu. Menurut Rachel, rumah tersebut merupakan bagian dari kesepakatan pasca perceraian mereka pada 2021.
Rachel menjelaskan bahwa pada saat itu, Okin tidak sepenuhnya memenuhi kewajiban finansialnya, termasuk nafkah anak dan mut’ah. Sebagai gantinya, sebuah rumah diserahkan kepada Rachel, yang disebut diperuntukkan bagi putra mereka.
Namun, persoalan muncul ketika Rachel melihat kondisi rumah tersebut. Ia mengungkapkan bahwa hunian tersebut awalnya tidak layak untuk ditempati. Kondisi tersebut membuatnya harus mengeluarkan biaya tambahan untuk melakukan renovasi agar rumah tersebut dapat digunakan secara layak.
Setelah melalui proses perbaikan, rumah tersebut kemudian dihuni oleh anggota keluarga Rachel, termasuk adik dan tantenya. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari pemanfaatan aset tersebut sambil tetap menjaga fungsinya sebagai properti yang diperuntukkan bagi anaknya di masa depan.

Konflik semakin memanas ketika Rachel mengetahui adanya rencana penjualan rumah tersebut oleh Okin. Ia mengaku tidak mendapatkan pemberitahuan sebelumnya. Bahkan, menurut pengakuannya, seseorang tiba-tiba datang untuk melakukan pengukuran rumah, membuat penghuni di dalamnya kebingungan.
Rachel juga menyoroti tidak adanya perjanjian tertulis yang mengikat terkait status rumah tersebut. Ketiadaan dokumen resmi inilah yang kini menjadi celah munculnya konflik baru di antara keduanya.
Dalam curahan hatinya, Rachel menyampaikan rasa penyesalan karena telah mempercayai kesepakatan informal dengan mantan suaminya. Ia juga mempertanyakan perubahan sikap Okin yang dinilainya berbeda dari sebelumnya.
Tak hanya itu, Rachel menyinggung masa lalu ketika mereka masih bersama. Ia mengingat momen saling mendukung di tengah tekanan publik, yang kini menurutnya seolah terlupakan.
Sementara itu, hubungan keduanya memang diketahui mulai merenggang sejak Okin menjalin hubungan dengan Ananda Zhafira. Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Rachel sempat mengungkapkan kekhawatirannya terkait keterlibatan Okin dalam kehidupan anak-anak mereka.
Unggahan Rachel tersebut langsung menarik perhatian publik. Warganet pun ramai memberikan tanggapan, bahkan membanjiri akun media sosial Okin. Banyak di antaranya yang mempertanyakan keputusan menjual rumah yang dianggap sebagai hak anak.
Sebagian komentar juga mengaitkan keputusan tersebut dengan hubungan Okin saat ini. Namun, hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Okin terkait tudingan tersebut.
Di tengah sorotan publik, isu ini kembali membuka diskusi mengenai pentingnya kejelasan hukum dalam pembagian aset pasca perceraian, khususnya yang berkaitan dengan hak anak. Tanpa adanya dokumen resmi, potensi konflik di kemudian hari menjadi semakin besar.
Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa komunikasi yang baik antara kedua orang tua tetap menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas kehidupan anak, meskipun hubungan pernikahan telah berakhir.
Hingga saat ini, belum diketahui bagaimana penyelesaian dari konflik tersebut. Namun, publik terus mengikuti perkembangan kisah ini yang semakin memanas dan menyita perhatian luas.