InfoBerita,- Teheran, 19 Maret 2026 – Ketegangan baru-baru ini antara Iran dan Israel mencapai puncaknya pada malam 18 Maret 2026, saat Iran meluncurkan rudal balistik Khorramshahr yang membawa sekitar 80 bom kecil ke Israel. Serangan ini diyakini sebagai balasan terhadap kematian Ali Larijani, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran yang meninggal dunia pada hari yang sama.
Larijani, yang dikenal sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam politik luar negeri Iran, meninggal mendadak, memicu reaksi keras dari pemerintah Iran. Sebagai salah satu figur yang sangat dihormati di kalangan penguasa Iran, kepergiannya menambah keruh situasi di negara yang sudah terbelah oleh ketegangan regional dan internasional.
Kematian Ali Larijani: Menyulut Api Kemarahan Iran
Meninggalnya Larijani, yang dikenal sebagai seorang diplomat ulung, segera menjadi pemicu bagi pembalasan dari pemerintah Iran. Meskipun penyebab kematiannya masih belum dapat dipastikan, banyak yang menyatakan bahwa ini merupakan serangan terhadap negara Iran yang harus dibayar dengan harga yang mahal.
Larijani adalah sosok yang memegang peranan penting dalam kebijakan luar negeri Iran, terutama dalam hal hubungan dengan Israel. Oleh karena itu, kepergiannya di tengah-tengah ketegangan tinggi dengan Israel membuatnya menjadi simbol bagi pembalasan atas apa yang dianggap Iran sebagai ancaman terhadap keberlangsungan negaranya.
Rudal Khorramshahr: Serangan Terukur, Namun Mematikan
Serangan yang menggunakan rudal Khorramshahr menunjukkan potensi militer Iran yang semakin berkembang. Rudal ini terkenal karena kemampuannya untuk membawa muatan berjumlah besar dan menghancurkan berbagai jenis target dalam jarak jauh. Berdasarkan laporan yang beredar, rudal Khorramshahr membawa sekitar 80 bom kecil yang dilepaskan dalam satu waktu, menghantam berbagai fasilitas strategis di Israel.
Walaupun belum ada laporan resmi mengenai kerusakan yang diakibatkan oleh serangan tersebut, beberapa media Israel melaporkan adanya kerusakan yang cukup signifikan pada beberapa infrastruktur utama.
Israel Tanggapi dengan Kesiapan Militer
Setelah serangan ini, pemerintah Israel langsung meningkatkan kesiapan militer mereka, meskipun sejauh ini belum ada serangan balasan yang terjadi. Israel, yang telah lama berkonfrontasi dengan Iran dalam berbagai bentuk, jelas tidak akan membiarkan serangan semacam ini tanpa balasan.
Menurut sumber yang dekat dengan pemerintahan Israel, mereka memandang serangan ini sebagai bagian dari strategi Iran yang lebih besar untuk memperkuat posisinya di kawasan Timur Tengah. Reaksi dari Israel kemungkinan akan melibatkan langkah-langkah strategis di luar serangan langsung, mungkin dengan memperpanjang operasi militer di wilayah yang lebih luas.
Perspektif Internasional: Keputusan yang Menentukan
Komunitas internasional kini berada pada titik kritis, dengan banyak negara yang menyerukan kedua pihak untuk meredakan ketegangan. Serangan ini, yang diklaim oleh Iran sebagai balasan atas kematian Larijani, bisa menjadi titik balik dalam konflik yang