InfoBerita,- Karawang – Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan tiga orang di Jalan Raya Tanggul Rawagabus, Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, memunculkan tanda tanya besar. Insiden yang terjadi pada Minggu (15/2/2026) malam itu kini tidak hanya dipandang sebagai kecelakaan biasa.
Truk kontainer bermuatan minyak goreng bernomor polisi B-9107-UEI diketahui melintas di jalur yang sebenarnya dilarang bagi kendaraan besar. Akibatnya, tabrakan fatal dengan sebuah minibus tidak dapat dihindarkan.
Korban meninggal dunia adalah Idik Tasdik (46), Itiar (42), dan anak mereka M.A. Miyaz (8). Ketiganya merupakan satu keluarga yang berada di dalam minibus saat peristiwa terjadi.
Jalan Sempit dengan Kontur Berbahaya
Jalan Raya Tanggul Rawagabus dikenal memiliki akses terbatas. Lebarnya tidak memadai untuk kendaraan kontainer, terlebih dengan kondisi turunan yang cukup curam.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Karawang, AKP Sudirianto, menegaskan bahwa jalur tersebut bukan peruntukan kendaraan bertonase besar.
“Jalan tersebut memang tidak boleh dilintasi kendaraan besar. Saat ini masih dalam penyelidikan,” kata Sudirianto pada Senin (16/2/2026).
Pernyataan ini mempertegas bahwa keberadaan truk kontainer di lokasi tersebut bukan hal yang lazim.
Dugaan Ada yang Mengarahkan
Yang menarik, polisi menduga kemungkinan adanya pihak tertentu yang mengarahkan sopir truk untuk melewati jalur tersebut.
Dugaan ini muncul karena kecil kemungkinan pengemudi kontainer secara spontan memilih jalan sempit dengan turunan tajam tanpa alasan tertentu.
Penyidik kini menelusuri apakah ada komunikasi antara sopir dengan pihak lain sebelum melintas di jalur tersebut. Tidak menutup kemungkinan arahan diberikan secara langsung di lapangan atau melalui sambungan telepon.
Fokus Pemeriksaan
Selain dugaan pihak ketiga, kepolisian juga memeriksa aspek lain seperti:
- Kondisi kendaraan saat kejadian
- Kelayakan rem dan sistem pengereman
- Pengalaman serta kondisi fisik sopir
- Kepatuhan terhadap rambu lalu lintas
Seluruh faktor tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam menentukan penyebab utama kecelakaan.
Dampak Sosial dan Keselamatan
Tragedi ini menyisakan luka mendalam bagi keluarga korban. Warga sekitar pun mengaku terkejut karena jalur tersebut jarang dilalui truk besar.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, khususnya bagi kendaraan berat. Jalan dengan spesifikasi terbatas memiliki risiko tinggi jika dilintasi kendaraan yang tidak sesuai kapasitas.
Menunggu Hasil Penyelidikan
Hingga kini, polisi belum mengumumkan hasil akhir penyelidikan maupun menetapkan tersangka terkait dugaan pengarah jalur.
AKP Sudirianto memastikan proses hukum berjalan dan seluruh pihak yang berkaitan akan dimintai keterangan.
“Kami akan mendalami seluruh aspek penyebab kecelakaan ini,” ujarnya.
Publik kini menanti jawaban atas satu pertanyaan utama: apakah tragedi ini murni kelalaian pengemudi, atau ada pihak lain yang turut berperan dalam keputusan fatal tersebut?
Penyelidikan yang sedang berjalan diharapkan mampu memberikan kejelasan dan mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.